Chat with us, powered by LiveChat

Sudah Tiada, DJ Avicii Masih Juarai Chart Dance Club Songs Billboard

LOS ANGELES – DJ Avicii yang telah meninggal pada April 2018 lalu berhasil meraih juara dalam tangga lagu Billboard di kategori Dance Club Songs lewat lagunya SOS. Pencapaian mendiang DJ Avicii di periode minggu ini, 6 Juli 2019 sukses menggeser juara sebelumnya, Madonna & Maluma lewat lagu Madeline.

Lagu kolaborasi Avicii bersama Aloe Blacc ini menambah daftar panjang prestasi pria 28 tahun ini untuk Dance Club Songs. Pasalnya enam lagu musisi berkebangsaan Swedia itu juga pernah menempati juara chart Billboard di kategori tersebut.

Diantaranya Collide (Leona Lewis / Avicii, 2011), Levels (2011), I Could Be The One (Avicii vs Nicky Romero, 2013), Wake Me Up! (2013), Hey Brother (2014), juga Addicted To You (2014).

Lagu SOS yang rilis 10 April 2019 ini, bukan hanya sekadar menjuarai tangga lagu Dance Club Songs. Namun juga berhasil mencapai juara 1 di Dance/Mix Show Airplay periode 1 Juni 2019 di Billboard Music.

Selain di dua kategori itu, SOS juga masuk dalam 10 besar di beberapa tangga lagu lainnya termasuk Dance / Electronic Streaming Songs di posisi runner up, periode 27 April 2019. Dance/Electronic Digital Song Sales urutan ketiga, dan Hot Dance/Electronic Songs pada posisi enam.

SOS yang berada dalam album TIM milik Avicii yang rilis 6 Juni 2019 itu juga dilaporkan menuai kesuksesan lain. Avicii duduk di No 1 di Top Dance / Electronic Albums.

Nielsen Music melaporkan jika set album tersebut menjual 10.000 unit album hingga 27 Juni 2019. Ya, Meski raganya kini tak lagi ada namun karya DJ Avicii terus dikenang oleh pencinta musik dunia.

Sebagai informasi tambahan, DJ Avicii ditemukan meninggal dunia tanggal 20 April 2018 dekat Muscat, Oman, di usia 28 tahun.

Seminggu berselang, pihak keluarga dari pria bernama asli Tim Bergling ini mengatakan jika ia merasa sangat kesusahan dengan pemikiran tentang arti, kehidupan, kebahagiaan.

Seminggu berselang, pihak keluarga dari pria bernama asli Tim Bergling ini mengatakan jika ia merasa sangat kesusahan dengan pemikiran tentang arti, kehidupan, kebahagiaan.

“Dia tidak bisa bertahan lebih lama. Dia ingin menemukan kedamaian,” ungkap pihak keluarga.

1 Mei 2018, TMZ melaporkan bahwa penyebab kematiannya adalah bunuh diri yang disebabkan oleh sebuah pecahan botol anggur. Hingga akhirnya pada 8 Juni, DJ Avicii dimakamkan di Skogskyrkogården, Stockholm. Upacara tersebut pun hanya dihadiri oleh keluarga dan kerabat terdekat.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *